myJourney

Marhaban Ya Ramadhan…. August 29, 2008

Filed under: mysoul — shantiadewi @ 5:40 am

 

Banyak mail dan message yang masuk dalam inbox menjelang bulan Ramadhan yang akan kita jalanin tahun ini. hari demi hari, waktu demi waktu ternyata gak kerasa banget,  udah mulai puasa lagi. kenangan puasa tahun lalu, adalah sebuah cobaan hidup yang terus menerus menyerangku bertubi-tubi dengan berbagai hal yang samasekali gak pernah aku duga dan sangka seperti itu. Tapi Alhamdulillah, dan insya Allah semuanya ini bisa dihadapi tentu saja dengan berbagai support yang ada disekitarku, sampai dengan support yang gak pernah aku duga dan kira samasekali.

hidup terus berjalan, dan apa yang sudah kita laui dalam hidup ini, insya Allah akan menjadi bekal dari kehidupan kita selanjutnya. Seperti pada saat kita mengendarai mobil untuk menuju ketempat tujuan akhir kita. berbagai persiapan kita lakukan, berbagai bekal kita persiapkan, dan pada saat mengendarainya kita harus terus melihat kedepan, dengan sesekali melihat kebelakang, kanan, kiri, untuk selalu waspada, dan melihat apa yang ada untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang mungkin akan terjadi kembali dengan bentuk dan modifikasi yang berbeda. Rambu-rambu lalu lintas, polisi dan berbagai peraturan yang ada, membawa kita menuju tujuan akhir dengan selamat dan tidak salah jalan. sehingga kita bisa menjalaninya dengan tenang, damai, bahagia lahir dan bathin.

setiap lubang, dan gangguan yang ada dijalanan pasti akan terjadi dan ada. tapi bagaimana kita menyikapi semua gangguan dan halangan tersebutlah yang akan membawa kita menuju tujuan akhir yang bahagia.

Marhaban Ya Ramadhan….alhamdulillah, kita masuki lagi bulan yang penuh berkah ini. Mohon maaf atas segala kesalahan, kekhilafan yang telah ada selama ini baik yang tersengaja, ataupun yang tidak tersengaja. Semoga kita menjadi manusia yang lebih baik, dan ditingkatkan untuk menjadi manusia yang lebih dekat dengan’NYA. amien amien amien.

Salah satu mail yang kudapat kali ini, membawa pesan yang sangat menyentuhku;

Ramadhan sudah diambang pintu,
Jika Allah berkehendak InsyaAllah kita kan menemui Ramadhan penuh barokah.
Semoga Gelar taqwa InsyaAllah akan menjadi milik kita yang
berharga sebagai modal langkah kita selanjutnya
Salah paham, kesedihan, ego, sakit hati, adalah proses
dari kehidupan kita.

 

Tapi Allah membuatnya dengan sangat sempurna, tidak
ada yang sia – sia dari apa yang sudah Allah kemas
dengan baik dalam bingkai rumah kehidupan kita

 

Tidak ada yang lebih mulia pada hari dimana semua
malaikat memanjatkan doa, dimana tidak ada kegiatan
baik yang tidak dilipat gandakan amalannya oleh Allah.

 

 


“MAKA NIKMAT TUHANMU YANG MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN…”

Menyambut datangnya Bulan Ramadhan, izinkan saya meminta ma’af lahir & bathin

atas segala dosa, khilaf, & kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak.

 

 

” Marhabban Ya Ramadhan,
 Mohon Maaf Lahir dan Bathin. ”

TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM

 

Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa kita dan memberikan Barokahnya di Bulan penuh Hikmah ini.

 

 

 

Wassalamualaikum Wr.Wb…

 

 mhd&kel.

 

 

 

 

 

 

sebuah nasi kotak… August 29, 2008

Filed under: life — shantiadewi @ 1:20 am

Bingung, heran, aneh, sedih campur aduk rasanya kalo tau kejadian ini bisa terjadi disebuah kantor yang bisa dibilang sophisticated untuk sebagian orang (menurut saya? lumayan lah :) ).

nasi kotak pembagian dari sebuah meeting akhirnya menjadi pembahasan kurang lebih 30 menit yang berawal ketika si kecil tiba-tiba lari dari meeting luar disalah satu perusahaan “binaan’nya” yang merasa lemas, letih dan lapar ditambah dengan kondisi badan yang lagi drop.

yagh inillah yang menjadi awal dari semua awal ini terjadi. sembari lari-lari kecil (sesuai dengan tubuhnya :) ) melihat tumpukan nasi kotak disetiap cubicle, akhirnya mulailah penasaran dan mencari-cari, kenapa dimejanya yang nan cantik itu gak ada satu pun nasi kotak :(   akhirnya dia pun mencari inisiatif, apakah ada nasi kotak ‘sisa’ yang bisa didapatkannya walaupun gak ikut meeting itu? karena ternyata nasi kotak’an itu memang disediakan untuk para peserta yang ada dan masuk didalam ruangan meeting, bukan yang ‘cabutan’ seperti si kecil :)  

akhirnya jawabanpun mengalir dari sang OB ” ada negh, dibawa aja….”. whuaaa, dengan senyum ‘kemenangan’ karena akhirnya mendapatkan nasi kotak’kan itu seperti anak kecil yang mendapat coklat untuk yang pertama kalinya. Mulailah dia bersiap buat makan, dan akhirnya terkesiaplah dia, pada saat mendengar celetukan “hue?dari mana nasi itu?kenapa diambil? gimana nanti kalo jatah meetingnya kurang?” ……

oh my God…kaget setengah mati denger teriakan itu. gak nyangka, hanya karena nasi kotakan ini, semuanya jadi mulai bersitegang. satu sisi untuk meyakinkan…”ambil aja, udah sisa banyak” yang satu sisi “ekh, kenapa diambil sih, ntar kalo kurang gmana?”…theng thong thuing thuing :(

ini baru yang namanya 1 nasi kotak’an yang isinya perkedel, rendang, nasi yang buanyak banget, sayuran ‘gak sehat’ dan pisang lho :) , gimana dengan hal yang lainnya yagh….hmmmm

dan akhirnya dasar si kecil yang memang paling males ma yang namanya konflik debat gak jelas dan samasekali gak nyangka masalah beginian jadi debat kusir yang gak ada mutunya samasekali, akhirnya nasi kota’an itu ditutupnya lagi, dikembalikan dengan manisnya di jejeran dan tupukan nasi kotak’an yang akhirnya sampai sore’pun gak ada yang menyentuhnya, dan si kecil minta tolong OB lainnya untuk di belikan nasi, beef teriyaki dan pisang yang sungguh nikmat rasanya :)

    

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.