myJourney

Tweentysomething… August 20, 2008

Filed under: uncategorized — shantiadewi @ 1:16 pm

Gak cuman judul dari salah satu lagunya Jammie Cullum yang menjadi ‘kebangsaanku’ pada saat journeyku yang lalu. Tapi tweentysomething membawaku kepada sebuah kenyataan bahwa, mungkin sudah saatnya aku lebih berpikir kedepan lagi dalam hidupku. Gak cuman berusaha untuk menjalani apa yang ada saat ini, tapi lebih bersikap berani untuk mengambil sebuah keputusan dalam hidup, dengan apapun resiko dan akibat yang akan ada. Gak cuman dalam menapaki kehidupanku sendiri, tapi kehidupan dalam tingkatan hidup yang selanjutnya. Menikah.

   

Untuk hal yang ‘ringan’ dan untuk kepentingan diriku sendiri, insya Allah akan terasa lebih mudah untukku dalam memutuskannya. Tapi jika keputusan ini adalah bersangkutan dengan keluargaku dan keluarga besarku, maka ini akan menjadi hal yang sangat-sangat ‘menyiksaku’ L

 

Mungkin karena berbagai macam aktivitas yang alhamdulillah ada dalam kehidupanku, bebagai kesempatan yang ada dalam setiap langkahku, dan tidak adanya desakan yang sering dirasakan oleh teman-teman yang ada disekitarku dengan berbagai pertanyaan “kapan undangannya?”, maka untuk hal ini, terkadang menjadi samar bagiku walaupun setiap menjalani sebuah hubungan, maka pertanyaan, posisi yang kuajukan dan harapan yang ada adalah untuk menikah, walaupun kesempatan itu belum diijinkan Allah sampai hari ini.       

 

Pada 20072007 yang lalu aku impikan sebagai tanggal terbaikku pada saat itu untuk pernikahanku. Setelah semuanya akhirnya sirna dan pangeranku pergi membawa kuda kesayangannya untuk mencari istana yang terbaik bagi hidupnya, maka aku berharap akan ada tanggal-tanggal lain yang lebih indah dan menjadi bagian dari lembaran buku kehidupanku. Tanggal 20082008 ini, kembali aku impikan untuk menjadi tanggal terbaikku menapaki awal kehidupanku yang selanjutnya, namun ternyata pada saat ini masih belum bisa kucapai impian itu. Dan akhirnya akupun berharap, Insya Allah pada tanggal 20092009 aku sudah bersama dengan orang yang menyayangiku dan pastinya kusayangiJ 

 

Bersama dengan orang yang kita sayangi dan menyayangi kita pastillah menjadi saat yang selalu kita inginkan. Ada yang bilang bahwa dalam pernikahan, yang kita harus cari adalah orang yang bisa menjadi partner dalam hidup kita, dalam suka dan duka yang ada. Dan malam itu akupun tersadar, bahwa dalam hidup ini, semuanya akan menjadi journey yang indah dalam hidup kita.  Satu paket yang besar yang akan selalu kita bawa dan membawa kita dalam menjalani kehidupan ini. Dan yang terpenting adalah saat kita benar-benar bisa menerima dan menyadari, bahwa apa yang kita miliki adalah anugrah terindah yang ada dalam kehidupan kita, hal yang terbaik yang ada dalam kehidupan kita, sebuah paket yang berisi berbagai macam bentuk, warna, rasa yang tidak bisa kita pisahkan.

 

Jika semuanya akhirnya belum mendapat ijin’, berkah dan ridho’NYA. Maka dalam doa’ku semoga untuk yang kedepan aku bisa mendapatkan ijin, berkah, dan ridho’NYA, dengan mendapatkan orang yang benar-benar menyayangi dengan semua paket yang kumiliki. Amien.

 

Tweentysomething ini…adalah insya Allah, saat dimana telah aku lewati dekade dalam hidupku yang begitu indah dan aku syukuri dengan berbagai macam cerita, rasa, cobaan, bahagia, masalah, sedih yang kesemuanya menjadi satu yang menjadikan hidupku layaknya sebuah Roller coaster kehidupan. 

 

malam itu…. August 15, 2008

Filed under: uncategorized — shantiadewi @ 6:22 am

Malam itu sepulang kantor, akhirnya aku bisa melepaskan keletihan jiwa dan ragaku dengan 2 jenis kegiatan yang sangat kunikmati. Pertama body massage dan yang kedua ketemu anak-anak yang malem itu secara dadakan langsung ngajakin buat ketemuan, setelah 2 minggu lamanya kami disibukkan dengan kegiatan kami masing-masing.

 

Begitu ketemu dengan mereka, berbagai cerita langsung mengalir tanpa henti. Sang mantan ketua osis tetap dengan senyuman khasnya, menjadi pendengar yang baik disaat aku dan sang EO masih dengan celaan dan bahasan yang sama. Gak cuman kami bertiga yang ada di V café malem itu. Karena yang pasti ada ibu juragan minyak yang malem itu cuman lihat aku dan meluk aku karena udah lamanya kami gak pernah ketemu, dan pastinya ada new comer disini yang dibawa oleh sang mantan ketua osis yang ternyata kami pun bisa nyambung. Jadi keinget apa yang kamu bilang tentang orang yang mempunyai kecenderungan menjadi connector people. Dimana orang yang bisa menyambungkan antara orang yang satu dengan yang lainnya entah dari mana arah dan asalnya.

 

Malam itu terasa seperti malam sebelumnya. Dengan pembahasan yang malam ini membahas masalah perdagangan, diplomat (cita-citaku jaman dulu) disini aku pastilah membuka dengan diawali senengnya aku sama yang namanya Dinno P djalal ditambah setelah baca bukunya “Harus Bisa” dan Marty Natalegawa yang kharismatik, masalah  pernikahan, pertengkaran, sosok politikus, cendikiawan, pengamat ekonomi (dimana sang new comer sangat suka dengan yang namanya Faisal Basri) dan berbagai obrolan lainnya yang menjadi intermezzo diantara kami. Cheese cake, sahabat, bintang, cowok, cewek yang pastinya menjadi bumbu yang sangat menyenangkan diselingi dengan perdebatan yang memang  gak pernah abis-abisnya J

 

Alhamdulillah ya Allah, sebuah suasana dan sebuah hubungan yang memang aku syukuri dalam kehidupanku. Suasana yang sama seperti pada saat aku berkumpul dengan sahabat-sahabat ku nun jauh disana (reminds me, for all of u dear.ik hou van je). Disaat kami ada dirumah, den haag, rotterdam, schiedam. Alhamudlillah ya Allah. Aku bisa menjadi diriku sendiri. Kami disini dengan latar belakang yang pastinya datang dari berbagai macam jenisnya, pendapat dan pemikiran kami yang pastinya akan tidak sama, masalah yang pastinya ada disetiap masing-masing kami, pengalaman hidup yang telah kami lalui, cobaan dan cerita yang kesemuanya bisa melebur jadi satu tanpa ada yang merasa harus menunjukkan dirinya masing-masing, menipu dirinya masing-masing, menonjolkan ’kepemilikan’ masing-masing, dan berbagai hal yang sering aku temui dalam lingkungan sosial yang ada disekitar kita.

 

Alhamdulillah…kalo aku inget apa yang selalu kamu bilang dan beberapa orang yang ada disekitarku pada saat aku sedang mengalami sebuah masalah”…kalo memang dia ataupun mereka akhirnya bermakmuman untuk berbuat, bertindak dan berlaku seperti itu, berarti dia ataupun mereka sudah saling masuk kedalam golongan dan kelompoknya. Jadi bukan salah kamu dan gak usah terlalu sakit dengan melihat dan merasakan apa yang telah mereka lakukan ke kamu. Itu adalah pilihan hidup mereka. Karena siapapun kamu dan bagaimanapun kamu, orang akan bisa langsung merasakan, menilai dan melihat, tanpa kamu minta dan kamu ’umumkan’. Dan satu lagi….kita gak akan mungkin menyenangkan dan menuruti apa yang orang lain inginkan”.

 

Seperti yang udah pernah aku denger pada saat pandji berkomentar, tentang bagaimana seorang dewi lestari dan marcell yang bisa dengan sangat apiknya mengatasi berita dan menyikapi semua pertanyaan yang ditujukan kepada mereka berdua, aku jadi tersadar…bahwa kita hidup didunia nyata. dimana akan selalu ada  2 sisi yang ada didalamnya untuk menjaga keseimbangan, dan akan ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh setiap individu yang ada, bagaimana dia akan menyikapi, memilih dan akhirnya menentukkan setiap langkah dan pilihan yang akan dilakukannya. Kita hanyalah bisa menjadi pribadi yang utuh jika kita dapat mengetahui ini semua. …Apakah kita sudah menjadi diri kita apa adanya? Apakah kita sudah merasa nyaman dan bersyukur dengan apa yang kita miliki? Dan apakah kita saat ini sudah berada pada dunia nyata?

 

 

 

    

       

 

Next Journey August 12, 2008

Filed under: uncategorized — shantiadewi @ 6:49 am

Akhirnya, akhirnya.. J

Hal yang membuatku bahagia dan lega adalah mendapatkan jawaban sms dari Mr. Big Boss’ku at my previous office. Dengan restunya pula, aku bisa tenang menapaki pilihan langkahku selanjutnya. Bagaimanapun juga, Mr. Big Boss telah membuatku menjadi saat ini. Dengan perjalanan dan berbagai hal yang kulalui saat itu, dan walaupun banyak yang tidak bisa menerima setiap kebijakan dan langkah yang diambilnya. Namun Mr. Big Boss adalah orang yang ingin maju dan penuh dengan impian. Menurutnya, untuk melangkah dan memasuki sebuah kesuksesan, jalan yang ditempuh haruslah penuh perjuangan dan kerja keras. Bahkan untuk sakitpun, dia akan terus melangkah dan tidak mengijinkan sakitnya menghalangi langkahnya menuju kedepan. Ini adalah contoh nyata yang dilakukannya selama ini. Last word dia pada saat aku masih dikantor dan mohon diijinkan untuk resign “Kamu mau kerja seminggu sekali, its ok. I will give u anything that u want dear. Asal kamu tetap disini”. Dan pada saat terakhir ketemu pun ”ok…cepet buruan handle dan coordinate semuanya. masih banyak yang belum beres” masih juga dikeluarkannya pada saat itu J.  Semua yang ada inillah yang membuatku merasa ada disana. Walaupun udah gak ada ikatan apapun juga, tapi ikatan yang tak terkatakan seperti ini yang membuatku perlu untuk mendapat restu dari’nya.       

 

At my last time, setelah keluar dan harus berhenti, beristirahat dari semua aktivitas dan berbagai kesibukan lainnya karena kondisi yang gak memungkinkan, akhirnya aku pun ternyata gak kuasa buat ‘nolak’ tawaran yang udah lama banget aku pending selama ini. Walaupun sebelumnya ada beberapa tawaran yang ’menggiurkan’ dengan lingkup pekerjaan yang bener-bener aku sukai (thanks amar buat tawarannya..i really appreciate it)  dan berbagai godaan lain seperti sekolah lagi misalnya J, akhirnya akupun memutuskan untuk mengambil salah satu tawaran yang ada, meskipun tawaran yang akhir nya aku ambil ini, adalah tawaran yang sudah lebih dari 2 tahun lalu aku pending dan tidak pernah aku respon sekalipun. Tawaran ini aku ambil setelah mendapat support, restu dari mama papa, keluargaku, kamu dan tentunya dengan berbagai pertimbangan yang ada.

 

Setelah aku bekerja di sebuah perusahaan yang berasal dari German, Bismilillah saat ini akhirnya aku berada pada sebuah intitusi milik pemerintah yang tidak pernah terbayang sedikitpun akan memasuki ‘kawasan’ ini yang pastinya juga akan sangat berbeda dari berbagai macam sisi yang ada dengan kantor’ku yang sebelumnya.

 

Pertimbangan demi pertimbangan kujalani sampai berbulan-bulan. Pertama kesehatanku, kedua scope pekerjaanku, ketiga bagaimana kemungkinanku untuk bisa lebih mengembangkan diri dan menjadi lebih baik dari hari kehari dengan terus belajar dan belajar dengan berbagai macam hal yang ada di dunia ini. Tidak hanya materi, tapi hal-hal lain yang ada dalam kehidupan ini. 

 

Ini adalah pertimbangan yang paling sulit harus aku putuskan. Karena aku adalah typical yang sangat penimbang. Dimana untuk rencana yang masih jauh kedepan dan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi dalam kehidupanku, aku akan menjadi mempertimbangkan hal ini sampe kalo pake bahasa para analyst, maka analisis SWOT pun bisa aku gunakan dalam setiap pengambilan keputusan dalam hidupku L (so weird right?).

 

Bismillah, mohon doa dari semuanya. Aku mulai lagi pada journey’ku yang baru. Dimana aku harus dan ’dituntut’ untuk terus, terus, dan terus belajar dari semua yang ada.

Thanks for Mr. Renault buat supportnya, Mrs. Audi yang selalu ada dengan doa’nya, dan pastinya buat Mr. Big Boss, Mr. Combi staffku yang selalu mendampingiku dikala suka dan duka, dalam amarah, bahagia dan sedihku J, Mr. Liverpool (jadi kangen kalo kita ’tengkaran’ pak J), Ms. Jangkung (thanks buat semua ’cambukannya’), Mrs. Finance (sebagai mediatorku..makasih ibu’) , Mr. Piagio, Mr. IT dengan celotehan jayusnya dan semua yang ada. Hmmm gak mungkin aku tulis satu persatu disini, karena kalianlah yang menghiasi hidupku selama ini dengan berbagai macam bentuk, rupa, warna dan alhamdulillah…..love u all. Bener-bener kerasa semuanya begitu Indahnya. (jadi inget waktu bikin cover tesis negh…hihihihihihihi)

So?….ready for the next Journey?

Bismillah………Goooooooooo J J J

 

 

 

 

“Masa lalumu dapat menguasai masa depanmu….” July 24, 2008

Filed under: sharing — shantiadewi @ 3:59 am

“Masa lalumu dapat menguasai masa depanmu….”

Hmm…..denger dan tergerak banget pas semalem ada di siarannya Pandji sepulang dari kantor yang alhamdulillah jalanan gak begitu macet walopun tetep banyak cobaan dengan motor, bis dan mobil yang gak jelas maunya apa, dengan pegel-pegel yang masih dirasain gara-gara driving dengan stick yang super duper berat. Pandji mengudang tamu yang ‘luar biasa’ dengan berbagai pemikirannya yang membuatku seperti dibukakan lagi pada dimensi yang lain. Sebuah kenyataan dan gambaran yang jelas adanya, walaupun belum baca bukunya yang katanya udah dikupas di Kompas dan udah ada ditoko buka mana-mana.

Bercerita tentang sebuah sejarah, yang dikemas dengan adanya sebuah teka teki pembunuhan yang menurut sang penulis, adalah salah satu bumbu yang banyak disukai oleh pembaca di Indonesia dan ingin membuatnya lebih menarik untuk dibaca. Semuanya diceritakan dengan lugas dan tegas, sesuai dengan apa yang diyakini dan dipikirkannya. Kita kesampingkan dulu pembahasan yang ini, karena ada sebuah pernyataan dari sebuah contoh kenyataan yang benar adanya diungkapkannya.

Apa yang terjadi pada saat ini, ada karena turunan dari apa yang telah terjadi dimasa lalu, dengan melihat banyaknya sejarah yang ada. Benar atau tidak, saya mengambil dari sisi yang berpendapat sama atas hal ini. 

Kalo sang penulis memberikan contoh salah satunya, bahwa janganlah heran kalo di Jakarta ini adalah pusat dari perusahaan multinational yang ada di Indonesia. Karena sebenarnya pada masa lalu pun, Batavia (Jakarta) sudah merupakan pusat dari VOC sebuah perusahaan multinasional pertama yang ada di dunia.

Kalo seorang saya berusaha untuk mengungkapkannya dengan melihat bahwa dalam hidup,  kita merupakan satu rangkaian dari sebuah buku yang ada dalam kehidupan kita. Kita tidaklah mungkin dilepaskan dari masa lalu kita. Karena dengan masa lalu kita tersebut, kita telah mendapatkan apa yang ada saat ini, untuk mempersiapkan apa yang akan ada di masa depan kita. Seperti pada saat kita membaca sebuah buku, dari satu halaman berpindah ke halaman berikutnya yang merupakan sebuah kelanjutan sampai akhirnya buku tersebut mencapai akhirnya.

Pada sebuah bangku di Voolendam saat itu saya tertarik melihat tulisan yang ada. Yang dapat diartikan dalam bahasa indonesia’(walaupun terasa’ kurang pas..terjemahannya) adalah “ tanpa masa lalu yang kita lalui, tidak akan pernah ada masa depan”.

Maka saya seperti diingatkan kembali untuk mengucap syukur alhamdulillah, dan sangat berterima kasih kepada masa lalu saya, terhadap apa yang ada sampai detik ini. masa lalu dalam buku kehidupan kita memiliki banyak kharakter. Baik itu persinggahan, perjalanan, fisik bathin, pengalaman, perasaan, dan berbagai bentuk lain yang ada dalam kehidupan kita. salah satunya adalah masa lalu dari sisi seorang tokoh.dimana masa lalu saya memberikan kehidupan dan menghargai jalan hidup saya dengan doa dan tulus yang bisa saya rasakan hingga saat ini. Terima kasih, matur nuwun buat semuanya, yang menghargai saya sehingga saya dapat membuka lembaran demi lembaran hidup dengan berbagai macam cara yang dilakukan tanpa berusaha untuk mengkoyak dan menghancurkannya dengan berbagai macam cara yang tidak bisa saya bayangkan. Saya sangat berterima kasih karena masa lalu yang terbaik, yang dapat membiarkan saya untuk menjalani dan berusaha melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Insya Allah, doa dan perhatian saya untuk menjaga dan menghargai masa lalu saya adalah sedikit dari hal besar yang telah mereka lakukan untuk saya.

Masa lalu saya adalah bagian halaman dalam buku kehidupan saya yang  telah saya ‘baca’ dan selami, yang membuat saya menjadi saat ini…

I’m proud of you masa lalu….gak banyak yang bisa melakukan ini semua sekalipun saya. Berat untuk keluar sebagai tokoh dalam sebuah cerita dalam sebuah buku kehidupan yang begitu indah penuh dengan semua paket yang ada didalamnya. namun sang maha ‘penulis’ Allah SWT, ingin kita terus memasuki halaman demi halaman dan akan menyiapkan akhir yang begitu indah dengan doa dan usaha kita untuk terus memperbaiki dan menjadi umatnya yang lebih baik dengan menggunakan pelajaran dari masa lalu kita. amien amien amien

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

KW 1 - KW 3 July 21, 2008

Filed under: uncategorized — shantiadewi @ 10:01 am

Kalo banyak program promosi yang digunakan oleh berbagai macam produk dengan iming-iming hadiah yang cukup besar akhirnya disalahgunakan oleh pihak lain, kalo banyak barang branded yang kemudian banyak yang memalsukannya sampai ada berbagai tingkatannya dari KW 1-KW 3 (istillah yang dapetnya dari nyonya-nyonya yang sering ke manggadua, tanah abang, ITC. sedangkan diriku belum pernah kesana samasekali :( ), kalo banyak lagu yang kemudian diambil beberapa bar kemudian dimodifikasi dengan tambahan melodi yang baru dan akhirnya di claim menjadi lagu baru… kalo banyak brand produk lainnya yang juga memiliki ‘adik-adik’ baru dengan berbagai macam brand yang menyerupai, dan kalo banyak dalam dunia ini yang saling menggunakan untuk mencapai apa yang diinginkan dan digunakan oleh orang-orang yang ingin mengambil keuntungan darinya…maka selamat datang kembali dalam kehidupan yang begitu indahnya ini :)

Alhamdulillah ya Allah … :)
Setelah kemaren dapet telpon dari pak koki handal yang bercerita panjang lebar dengan ketidakpercayaan dia terhadap berita yang ada. “ya’…gue heran deh, loe ternyata jubirnya banyak banget yagh. Dari satu jubir, semua cerita yang mengatas namakan loe, gimana hidup loe dan berbagai macam apa yang loe inginkan, sampai background semuanya, keluar dengan lancaranya. Mpe gue terbengong-bengong sendiri, ada juga yagh orang yang “ingin menjadi orang lain” dengan berbagai balutan cerita yang ada plus bumbu-bumbu yang sedap pastinya. Heran gue ya’. Gue tau banget loe kayak apa kalee’.tanpa loe ngomong ato cerita apapun ke gue, dan gimana perasaan loe yang tiba2 bisa nangis sendiri tanpa mau cerita banyak walopun udah disogok ma masakan gue yang paling TOP BGT :) ” Hehehheehe….pak koki handal memang temanku yang terbilang unik. Tanpa cerita apapun, tanpa telponan lama, tanpa sms yang harus ku replay, tanpa kunjungan dan pertemuan wajib dan uniknya 1 tahun sekali paling ketemuannya, tanpa harus saling memanggil dengan ’sahabatku’, ternyata dia bisa tau dan melihat dengan hatinya apa dan bagaimana yang sebenarnya.

Dan alhamdulillah. ternyata hari ini dapet berita lagi dari ibu wanita karier “yaa’….gue heran, ada yang sms gue berkali-kali dan nanya’ no telpon yang pastinya loe dah apal banget, plus ngomong macem-macem yang aneh dan gak enak banget dibaca’nya. Kalimatnya bener-bener deh ya’…gak usah aku bilang disini yaah. Gak penting. dia bilangnya tetep dari loe ya’,  yang lagi pinjem hp temen. gue nanya’ berkali-kali ini siapa, dia jawabnya ya tetep loe ya’…kan bingung aja gue’nya. Loe pinjem HP temen dari sejak kapan? bahasanya? ampun gila’. Aneh banget. Gue ngerti banget bahasa dan cara loe ngomong kayak apa, mpe marah-marah dan segala macem tentang loe pun gue tau kan ya’ ”. yagh, inillah ibu wanita karier yang dalam sejarah pertemanan kami pun gak pernah ada kata selalu aman tentram. yang namanya selisih pendapat sering banget, gak omongan lebih dari 1 bulan pun dah pernah. tapi alhamdulillah yang kami rasakan ternyata sama. kami saling menjaga dan mensupport satu sama lain apapun yang terjadi dalam hubungan kami. perasaan dan anggapan ku tentang dia pun berubah, dan sangat penuh penyesalan. kok bisa aku mempunyai prasangka dan praduga sekejam itu waktu itu. dan semua ini kudapat dari perjalanan kami batam-singapore waktu itu, yang hanya dengan kurun waktu 2 hari, alhamdulillah bisa membuka mata hati’ku.  

Alhamdulillah ya Allah….hamba telah Engkau jaga sampai detik ini. Jangan jauhkan hamba’mu ini dari’MU ya Allah…

Alhamdulillah, baik dari si ibu wanita karier, pak koki handal, kamu, bunda,  teman, sahabat, keluarga, orang yang mengenal dan kukenal yang ternyata mendukungku tanpa banyak yang bisa kulakukan untuk mereka, kalian, beliau, yang ternyata ada dan sangat mengerti aku dengan berbagai macam keterbatasanku, kekuranganku, kealphaanku selama ini, yang selalu mengingatkanku dan mengkritikku dengan berbagai cara yang ada, yang ternyata sangat mengetahui siapa aku dengan berbagai macam informasi, gaya bahasa, pola pikir, cara pandang, siapa dan bagaimana yang aku inginkan, terhadap sesuatu dan berbagai macam hal lain yang ada dalam diriku. Alhamdulillah ya Allah, tanpa ku berkata, tanpa ku berteriak, tanpa ku bercerita tentang banyak hal yang telah terjadi dalam hidupku yang up and down bak rollercoaster kiasan yang sering aku pakai, dengan berbagai macam apa yang ada….Alhamdulillah, Allah menjaga’ku dengan berbagai macam cara.

Gak nyangka’? ya pastillah kaget, bingung, heran, bahagia, terharu dan sedih yang bercampur aduk menjadi satu itulllah Indonesia Raya. Dengan berbagai macam apa yang ada, dimana aku tidak pernah tahu dan tidak pernah menyadari apa yang ada, ternyata ini semua memang terjadi.

Namun inillah yang membuatku lebih bersyukur terhadap apa yang ada dalam hidupku ini. Semua yang bisa membuatku untuk lebih melihat diriku, mendengar kata bathinku, melihat apa yang ada, memperbaiki dan terus berusaha menjadi lebih baik dengan berbagai macam cara dan jalan yang ada di jalan Allah SWT.  

hmmmm…dan pada akhirnya, walopun ternyata banyak yang menjadi KW 1 sampai KW 3’nya…aku bersyukur. Ternyata aku adalah tetap menjadi aku dengan paket komplit yang ada 

 

buku kehidupan July 21, 2008

Filed under: uncategorized — shantiadewi @ 7:05 am

berbagai hal yang ada dalam hidup kita, yang kita berikan, kita terima, buruk sangka, baik sangka, doa, harapan, salah sangka, fitnah, pendapat yang datang silih berganti masuk, yang terjadi karena adanya informasi dan komunikasi yang ada, akan mempunyai banyak sisi didalamnya. sisi pada sebuah kebenaran dan ketidaksesuaian. diakui atau tidak, kita sebagai manusia terkadang hanya mau menerima pada sisi dimana sisi yang sebenarnya kita inginkan.kita tidak pernah mau menerima sisi lain yang sebenarnya merupakan sebuah kebenaran ataupun kenyataan yang ada. kita terkadang menulikan telinga kita untuk melihat dengan mata hati kita, akan sesuatu yang sebenarnya. karena apa? jawabannya ada pada diri kita masing-masing tentunya.

Dan manakah yang akhirnya menjadi sebuah kebenaran? itu adalah merupakan salah satu rangkaian pilihan dalam kehidupan kita yang ada. dari apa yang kita percaya, apa yang kita pilih sebagai sebuah kebenaran, itu yang akan mengikuti kehidupan kita selanjutnya. itu yang akan menentukkan akan kearah manakah kita berjalan.

Dengan semua yang ada, dengan semua informasi, dan berbagai sisi dari kehidupan ini, akan ada keterkaitan satu dengan yang lainnya, dengan banyak sisi yang dimiliki oleh setiap manusia didalam kehidupannya.
kalo bisa dianalogikan, layaknya kita membaca sebuah buku. dengan judul dan pengarang yang sama, penerbit yang sama bahkan mungkin toko yang  sama, maka pemahaman, pendapat dan reaksi setiap orang yang membaca buku tersebut akan berbeda-beda. makna dan isi yang terdapat dalam buku itu akan bermacam-macam. semua itu tergantung dari cara pandang seseorang terhadap sesuatu, pengalaman hidup yang ada, pola pikir dan berbagai macam faktor lain yang menyelimuti pemahaman seseorang terhadap sesuatu. dan bisa dibilang, diri kita layaknya sebuah buku yang penuh dengan inti, cerita, pernak pernik, warna-warna yang semuanya dikemas utuh menjadi sebuah kesatuan yang tak mungkin untuk dipisahkan. karena jika berusaha untuk dipisahkan, dan dicopot satu bagian bab atau bahkan cuman satu lembar saja dalam buku itu, maka ceritanya dan intinya akan berubah. dan dalam buku kehidupan ini, semua ada dalam diri kita. baik masa lalu, saat ini, dan masa datang. Bersyukurlah kita yang sampai detik ini, masih diberi kesempatan untuk mengisi buku kita dan memperbaiki halaman demi halaman, bab demi bab yang ada dalam kehidupan kita…

 

Stay Hungry. Stay Foolish….. July 11, 2008

Filed under: thisLife — shantiadewi @ 2:21 am

Got a great email from you, its make me realized, about anything and makes me get touched for everthing, anything in this life. Thank you for everything..

(more…)

 

3 on 3 in 2 weeks a go July 1, 2008

Filed under: uncategorized — shantiadewi @ 1:06 am

3 film yang udah dilihat dalam waktu 3 hari pula, pada 2 minggu lalu , merupakan sebuah kemewahan yang akhirnya bisa kurasakan kembali setelah hampir 2 bulan ini, puasa gak pernah datang ke yang namanya bioskop (istillah jaman dulu banget yah….  )

Yang pertama ada Get Smart yang ditonton jam 11.45 malem diplaza senayan. Dari cibubur langsung ke Jakarta, penuh perjuangan karena dadakan disaat smuanya lagi enak2nya ngobrol diteras abis ultahnya kakak arfi ma mbak shasha, tiba2 langsung ada usulan dari cece (dan bikin aku heran, kok bisa usul ini datengnya dari dia?) ngajakin keluar. Setelah di tanya’ tumben mau keluar malem ce? ternyata jawaban yang keluar adalah, “abisnya kakak ma adek susah gak mau bobo soalnya ada tante ma oomnya sih, ya udah mending kita pergi aja skarang”  . Ternyata naluri keibuannya tetep jalan juga walopun si cece benernya udah kecapean karena harus nyiapin berbagai macam souvenir buat temen2nya kakak ma anak2 panti asuhan, dan kami pikir mang bener2 pengen traktir kami-kami yang jarang keluar bareng ma mereka. But I’m so proud of you ce’…love u…. :)

Balik lagi kecerita nonton midnight yang ternyata full booked dengan artis dan anak-anak muda yang bertebaran dimana2…alhamdulillah kami ternyata masih bisa dapet tempat yang nyaman. Walopun sebenernya pengen nonton ditempat yang gak ‘biasa’ itu (sebagai reward dari mas untuk istri tercintanya…) dan gak dapet film yang sebenernya aku pengenin banget (sex and the city, aku suka banget serial ini) kami ternyata berhasil juga nonton film yang cukup menghibur. Bertiga ngakak gak jelas, dan si cece mungkin karena kelelahan, kadang bisa ketiduran ditempat duduknya dengan iringan senandung tawa manusia yang ada didalamnya termasuk kami , gigiku yang ternyata patah , dan film yang memberikan sesuatu yang lain, yaagh bisa di bilang james bond versi kocaknya , ato kurang lebih jadi kayak English Man film ini. Menyenangkan? ya. Sangat. Karena kami bisa melewatin ini semua setelah kami gak pernah bisa ketemu, kumpul ma semuanya.

Balik ke cibubur, jalanan yang lengang, kami pun sampai rumah dan tergeletak tak berdaya. Paginya, ternyata tetep kalah bangun pagi ma kakak, adek. Mereka udah main-main dengan rangkaian traktornya , cece udah nyiapin semua keperluan buat ke panti asuhan sore’nya, mas udah jalan dan beresin taman. Alhamdulillah seneng banget bisa ngerasain smua ini lagi  dan yang paling bikin seneng adalah karena rangkaian dan senandung hatiku yang tenang dipenuhi dengan bunga-bunga bahagia (aikkkh….. :)).
Setelah makan yang gak ‘biasa’ (bayangin aja, pagi-pagi makan nasi goreng lauknya kepiting ) dan mulai beres-beres balik Jakarta, akhirnya pulanglah kami kejakarta, karena kerjaan yang udah numpuk …maafin 

Perjalanan pulang ke Jakarta, ngobrol ngalor ngidul tiba-tiba tawaran buat nonton lagi ditawarkan setelah liat rumah cawang yang alhamdulillah udah mulai ‘berkembang’. Alhasil blitz pun jadi tujuan berikutnya dengan pilihan yang sudah pasti Sex and the City.

Makan sup buntut goreng yang siang itu yummy banget (alhamdulillah), di tambah suasana yang enak banget, sambil nunggu jamnya, akhirnya kami pun masuk ke studio 1. Reviews dikit masalah film yang ditunggu-tunggu ini, ternyata agak mengecewakan. Gak tau, kenapa semua alur ceritanya begitu datar, dan monoton. Mungkin sex and the city memang lebih dapet fiil’nya melalui film series dengan durasi yang tidak begitu lama, dengan permasalahan yang kemudian dibahas dengan cara ‘mengambang’, untuk memberikan ruang bagi penonton berpikir dan menyimpulkan terhadap apa yang ada dengan rasa penasaran yang sangat kental, berhasil dibuat dalam film series ini.
Tapi begitu ini semua diaplikasikan kedalam sebuah film layar lebar , dimana semua jawaban permasalahan digamblangkan secara jelas, akhirnya semuanya terasa begitu datar dan monoton. Semua ‘ledakan’ yang biasanya bisa dirasakan dalam filmnya kali ini, fiilnya kurang begitu terasa. Masalah fashion,ooow…gak diragukan lagi. Semuanya tetap dijalurnya, dengan ‘nafas’ yang ada seperti dalam film seriesnya dengan pesan sponsor yang begitu kentalnya (jadi inget film iron man , The devils wears prada ). Dan yang gak bikin kuat sepatunya. Cuantikkkk banget. Hmmmmm ……

Sebenernya kali ini, aku lebih ngedapetin sesuatu yang lebih dari film, sup buntut goreng , dan vanilla cream milk yang kesemuanya ini aku suka’. Perasaan nyaman, tenang, dan semua yang ada ini, dengan berbagai hal yang ada dan dimiliki 2 minggu kemaren. My signature weekend, mbak, mas, cece, mas, kakak arfi, adek, aku, kamu, dan sahabat yang selalu ada…alhamdulillah.

Nah untuk yang ketiga dalam hari ketiga, udah masuk kedalam hitungan hari kerja yang saat ini sangat melelahkan. Penat, letih dan semua perasaan yang ada akhirnya bisa dilebur setelah kungfu panda yang berhasil melebarkan dan membuka mata kami dan bisa melihatnya dengan penuh arti. Kita selalu tau apa yang yang baik dalam hidup ini. Tapi terkadang semua itu tertutup dengan apa-apa yang terlihat.sedangkan kita ‘mengindahkan’ apa yang sebenarnya hakiki. Kita memang harus terus belajar dengan semua yang ada bukan?
Dan setiap hasil karya pasti mempunyai nilai, kesan dan pesan moral tersendiri. Dan apakah kita termasuk manusia yang bisa melihat yang tak terlihat itu?

 

seorang anak… June 28, 2008

Filed under: uncategorized — shantiadewi @ 1:31 pm

Seorang anak yang akan selalu menikmati waktunya, tanpa berpikir apa apa, kenapa dan bagaimana bisa…adalah seorang anak yang selalu ingin menikmati waktunya, karena apa yang diyakininnya. hari ini, waktu ini, saat ini, semuanya tidak akan sama walaupun kita akan kembali lagi dijam yang sama, ditempat yang sama, melakukan aktifitas yang sama dan bersama dengan orang yang sama… 

seorang anak yang selalu merasa bingung dengan apa yang ada disekelilingnya, akan selalu bertanya dan berharap bahwa semuanya akan baik-baik, tenang dan akan berbuat sesuatu yang terbaik antara satu dengan yang lainnya…adalah seorang anak yang selalu ingin menjadi orang yang berarti disekelilingnya, tidak mempunyai maksud dan tujuan yang buruk, karena yang dia inginkan adalah kebahagiaan dan ketenangan untuk semuanya… 

seorang anak yang selalu menangis dan merasa sedih karena apa yang ada disekelilingnya ternyata tidak seperti apa yang diimpikannya dan diyakininya, akan selalu bertanya dan bertanya kenapa semua ini bisa terjadi, selalu menganggap dirinya gagal, salah dan bukan seorang anak yang baik, adalah seorang anak yang melihat dunia ini adalah dunia yang penuh dengan kasih sayang dan perhatian terhadap sesama dan dia merasa tidak mampu dan tidak berguna… 

seorang anak yang selalu memikirkan orang lain tanpa bisa perduli dengan apa yang ada dalam hidupnya, adalah seorang anak yang yakin dan percaya, bahwa apa yang ada dalam kehidupan ini akan selalu indah adanya….. 

Seorang anak yang tak mampu untuk membiarkan teman, sahabat dan orang yang ada disekelilingnya terluka, dan menjadi seorang anak yang akhirnya terbunuh karena perjuangannya, adalah seorang anak yang menginginkan kebahagiaan dan berjuang untuk apa yang disayanginya… 

seorang anak yang akan berusaha diam untuk menjaga semuanya, adalah seorang anak yang akan terus berharap, bahwa bagaimanapun kuatnya dia, dia membutuhkan seorang yang akan menariknya, dan menyelamatkannya… 

ini semuanya terjadi dan ada……karena dia hanyalah seorang anak.

 

matur nuwun… June 27, 2008

Filed under: uncategorized — shantiadewi @ 1:13 am

Alhamdulillah matur nuwun Gusti Allah atas semua yang aku alamin selama ini..Banyak yang datang dan pergi memasuki kehidupannku.

 

Cobaan yang datang menjadikanku lebih kuat, dan lebih bisa mengerti bagaimana indahnya hidup ini. Bahagia yang datang menjadikanku lebih siap, dan bijaksana dalam menyikapi apa yang terjadi.

 

Satu bulan setelah ‘kepergianku’ ternyata banyak cerita yang sudah menantiku J

Struggle for my next journey dengan semangat, penat, bingung, resah dan rasa bahagia yang ada dikehidupanku dengan berbagai macam yang ada, membuatku sadar dan beryukur bahwa aku dipercaya oleh Gusti Allah untuk mendapatkan ini semua.

 

Hidup yang bukan hanya untuk diriku, tapi hidup untuk mereka nantinya. Kedua orangtuaku, Mama, papa, kamu, mbak, mas keponakanku dan orang yang ada disekitarku bahagia dan tertawa geli karena kemauanku dan kebingungaku menghadapi ketidaktauanku akan sesuatu. Saat menangis, marah-marah dan berbagai macam emosi yang tak menentu dan unpredictable itu, selalu siap ditampung dengan kasih sayang tulus ikhlas, untuk selalu ada di sisiku.

 

Alhamdulillah Gusti Allah, matur nuwun…

Jagalah hambamu ini untuk menjadi hambamu yang terus berjalan di jalan’MU, mendapat ketenangan, menjadi manusia yang bersabar, ikhlas, dan menjadi  manusia yang lebih baik dan bijaksana dalam melihat kehidupan ini.Doa dan harapan yang insya Allah akan selalu kujaga dan kubina untuk menjadi perwujudan yang sempurna..Amien. Amien. Amien.